Home > Case Studies > Keberhasilan Mobile Marketing KLM

Keberhasilan Mobile Marketing KLM

KLM telah lama dikenal sebagai pemanfaat digital marketing sebagai salah satu kanal marketing andalannya. Mereka menunjuk Karlijn Vogel-Meijer sebagai social media manager. Namun untuk kanal mobile, ini baru pertama kali. Berikut tujuan kampanye via mobile-nya.

  • Ingin meyakinkan pelanggan bahwa booking lewat mobile sangat mudah, cepat dan dapat diandalkan. KLM ingin mengubah perilaku pelanggannya, dan membangun kepercayaan dalam booking tiket penerbangan lewat situs mobile-nya atau KLM app.
  • Mereka ingin menguji beberapa teknik marketing mobile yang baru seperti passbook, pemberitahuan berdasarkan lokasi (location based notification) dan target ulang pengguna lewat mobile.

Dalam kampanyenya selama 3 minggu, KLM menawarkan insentif akses lounge-nya secara gratis bagi setiap orang yang menggunakan booking via mobile. Untuk pengguna Apple, mereka menawarkan kuponnya via passbook, sedangkan pengguna Android ditawarkan lewat Google Wallet.

mobile marketing

Aplikasi ini lalu mengirimkan pemberitahuan berdasarkan lokasi saat pelanggan berada di sekitar lounge, akan diingatkan untuk menggunakan kupon. KLM membuat halaman yang responsif yang menampilkan berapa banyak voucher yang diklaim.

Hasil

Kampanye yang menargetkan UK, Belanda dan Jerman ini memberi hasil cukup menggembirakan. KLM melihat ada peningkatan 17% ke situs mobile-nya, peningkatan 34% dalam booking dan peningkatan 35% pendapatan dari mobile. e.

Trafik yang masuk bisa dipecah berasal dari kanal-kanal berikut:

  • 46.6% banner mobile.
  • 35.4% media sosial
  • 13.1% search engine advertising (SEA).
  • 2.3% newsletter.
  • 2.8% lainnya.

Pilar

Upaya mobil marketing KLM, yang memberikan sedikit sentuhan dari kanal yang ada terbukti efektif dalam peningkatan di beberapa lini. Pelaksanaan tersebut di lakukan atas prinsip-prinsip dan pilar dalam digital marketing yang mereka jalankan. Dalam menjalankan kampanye di digital, KLM menjalankan 3 pilar.

Pelayanan:

Menjawab setiap pertanyaan yang diajukan pelanggan. KLM berkomitmen untuk menjawab di bawah 1 jam dan mencari solusi dalam 24 jam. Mereka memberikan layanan dalam 7 bahasa.

Brand & Engagement:
Setiap konten yang dihasilkan di kanal digital dibuat atas kerjasama bagian corporate communication dan tim marketing.

Commerce:
Pada akhirnya, setiap kampanye akan direlasikan dengan penjualan, terutama ecommerce. Setiap penawaran yang diberikan harus relevan dengan audiens yang berujung pada peningkatan pembelian tiket pesawat. Dalam setiap penawaran, pastikan bahwa penawarannya unik dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing audiense. Tidak digeneralisasi secara keseluruhan.

Sumber:

  • https://econsultancy.com/blog/66171-six-useful-mobile-marketing-case-studies/
  • http://www.marketingtechnews.net/news/2013/mar/07/klm-3-pillars-successful-social-media-strategy-smwf/
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Bar-coded_boarding_pass

Leave a Reply