Home > Case Studies > Studi Kasus: Email Marketing Sony Playstation

Studi Kasus: Email Marketing Sony Playstation

Di tahun 2012, Sony menjalankan kampanye via email marketing untuk meningkatkan penjualan produknya PlayStation Vita pada saat Natal. Kampanye ini bertujuan untuk menjaring pengguna PlayStation Plus, pelanggan PS Vita yang sudah ada, dan pengguna PlayStation 3 (PS3) yang sudah tergabung dalam PS Network. Diukur dari ROI, hasilnya sungguh mengejutkan.

Isi email marketing yang mereka kirim, dibuat sesuai dengan profil masing-masing pengguna. Misalnya untuk pelanggan PlayStation Plus, memperoleh tambahan konten-konten yang bisa didownload. Sementara untuk pengguna PS3, mereka menawarkan game-game yang bisa dimainkan antara PS3 dengan PS Vita. Untuk beberapa daerah tertentu mereka juga memberikan kupon untuk bisa mendapatkan potongan harga. Misalnya untuk daerah DACH (wilayah eropa yang menggunakan bahasa Jerman), mereka memberikan voucher Amazon, sementara daerah lain diberikan kupon yang terlampir di email untuk ditukarkan di toko setempat.

Setiap pelanggan menerima email ini sebulan sekali, selama beberapa bulan sebelum natal.

Email Marketing PlayStation

Hasilnya bisa diringkas sebagai berikut:

  1. Email marketing ini menjangkau 4.2 juta audiens di 16 wilayah
  2. Dari 1.1 juta orang yang membuka email, 9,236 terhubung via Vita Console.
  3. Dari budget sekitar Rp. 73 juta, memperoleh ROI sebanyak 580x dari total rupiah yang dihabiskan.

Jadi, email marketing dengan pendekatan yang spesifik dapat memberi ROI yang sangat tinggi. Kampanye yang dijalankan oleh PlayStation tersebut mencakup 3 prinsip vital dalam menjalankan email marketing:

  1. Urgensi
    Email marketing harus menekankan sense of urgency. Misal: promo ini hanya berlaku pada saat natal. Jika tidak diambil tidak akan muncul lagi.
  2. Detail
    Mereka membagi-bagi pelanggan berdasarkan karakter dan geografi, lalu memberikan penawaran yang berbeda untuk masing-masing.
  3. Data
    Adanya penawaran yang detail dengan bentuk penawaran yang berbeda, karena didukung data yang kuat. Sebelum menjalankan kampanyenya, pihak Sony telah mengetahui karakter pengguna di daerah DACH yang berbeda dengan daerah lain.

Leave a Reply